PT DEWATS LPTP
Pembangunan yang berkembang pesat membawa ekses kerusakan lingkungan hidup di beberapa tempat. Salah satu ekses dari pembangunan yang dicemaskan oleh masyarakat adalah munculnya limbah baik padat maupun cair yang mengancam lingkungan hidup. Gerakan pembangunan berwawasan lingkungan pun muncul agar pembangunan yang dilakukan tidak mengancam lingkungan hidup.
Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi limbah akibat operasi industri. Teknologi yang murah, tepat dan handal dibutuhkan oleh masyarakat terutama kalangan industri dan pelaku usaha lain. Pemerintah sendiri untuk melindungi lingkungan hidup telah menetapkan berbagai peraturan perundangan yang mengharuskan setiap kegiatan usaha yang menimbulkan limbah harus bertanggungjawab atas polusi limbahnya. Perusahaan diwajibkan untuk mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan.
 Sebagai bentuk partisipasi dalam mencapai pengelolaan lingkungan hidup yang baik, Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) melakukan riset dan uji coba untuk mengembangkan sistim / teknologi pengolahan limbah yang dapat diandalkan, tepat guna dan dengan biaya terjangkau. Teknologinya memiliki kemampuan mengolah limbah berpolusi tinggi dan hasil olahannya dapat memenuhi standard baku mutu yang telah ditentukan oleh peraturan perundangan. Untuk keperluan itu LPTP juga menjalin kerjasama dengan Bremen Overseas Research and Development Association (BORDA) sebuah NGO dari German yang pembiayaannya didukung BMZ German, melakukan berbagai rekayasa dan uji coba sistim pengolah limbah. Kerja sama telah dilakukan sejak tahun 1990 dengan sasaran limbah ternak sapi, didaerah sentra ternak sapi perah di lereng Gunung Merapi-Merbabu, Boyolali, Jawa Tengah. Di wilayah itu telah berhasil dibangun lebih dari 300 unit IPAL untuk kotoran sapi. Pembangunan instalasi biogas itu berjalan baik.
Keberhasilan program itu dilanjutkan dengan pengembangan program lain. Pada tahun 1999 masih dengan BORDA German melakukan kerja sama dengan fokus pengembangan teknologi pengolahan limbah industri kecil-menengah (Small Medium Endustry) dan limbah domestik dengan sistim DEWATS (Desentralize Waste Water Treatment System). Sistem ini berbiaya murah namun efektif menyelesaikan masalah limbah di berbagai perusahaan.
Sesuai dengan restrukturisasi organisasi Yayasan LPTP (YLPTP) maka pada 1 Juli 2005 didirikan PT Dewats-LPTP sebagai badan pelaksana YLPTP yang secara spesifik mengurusi pengelolaan limbah. PT ini didaftarkan pada notaris Ikke Lucky nomor 2 tahun 2005 dan mendapat surat pengesahan Menteri Kehakiman dan HAM nomor C-01680 HT.01.01 tahun 2006.
Pendirian PT Dewats LPTP ini dimaksudkan sebagai pelaksana pembangunan instalasi limbah yang dibutuhkan oleh masyarakat, baik kalangan industri maupun pengrajin. PT ini dimaksudkan juga untuk memudahkan meraih pekerjaan pembangunan instalasi limbah yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta.Kebutuhan masyarakat akan instalasi limbah ini ternyata banyak. Masyarakat juga menyambut antusias keberadaan PT ini. Permintaan pembangunan instalasi limbah kian lama kian banyak yang harus diselesaikan oleh PT Dewats LPTP.
Sedang tujuan dari PT Dewats LPTP adalah melakukan kegiatan kongkrit untuk meminimalisir penyebab kerusakan lingkungan dan mengatasi pencemaran lingkungan melalui pemberian konsultansi, penerapan teknologi, penelitian dan pengembangan teknologi dan sistem pengelolaan limbah, guna mewujudkan upaya pelestarian fungsi lingkungan hidup.
Sebagai perseoran terbatas core program PT Dewats LPTP adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D), Perencanaan dan Konstruksi serta Penerapan dan Pemeliharaan (O&M) Teknologi Tepat Guna Pengolahan Limbah sistim DEWATS (Desentralize Waste Water Treatment System).
VISI MISI
Dalam melaksanakan aktivitasnya PT Dewats-LPTP berpedoman pada visi yang sejak awal dimilikinya. Visi PT Dewats-LPTP :
- Mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih dan melestarikan fungsi lingkungan.
- Pengembangan dan penyediaan energi alternatif dalam rangka mewujudkan kemadirian energy bagi masyarakat.
- Penyelamatan dan pelestarian sumber–sumber air yang bersih, sehat dan berkesinambungan.
MISI PT DEWATS :
- Melakukan upaya penelitian dan pengembangan teknologi pengelolaan limbah.
- Mengembangkan dan membangun/kontruksi sistem dan teknologi pengelolaan limbah cair dan padat yang efektif, efisien dan murah.
- Mengembangkan sumber informasi dan pusat belajar sistem pengelolaan lingkungan yang efektif, efisien, dan ekonomis.
- Berpartisipasi aktif dalam mewujudkan kemandirian energi yang ramah lingkungan.
LINGKUP PELAYANAN KONSULTANSI
Pada prinsipnya lingkup pekerjaan PT. DEWATS - LPTP adalah memberikan pelayanan jasa konsultasi arsitek, kegiatan teknik bangunan/konstruksi dan kegiatan rekayasa (engineering) . Bentuk-bentuk pekerjaan yang dilakukan meliputi : Konsultansi perencanaan pembangunan IPAL Meliputi : a. Survey Lokasi • Pembuatan design/rancang bangun • Pembuatan DED Ipal • Pembuatan RAB IPAL • Pembuatan proposal.
b. Pelayanan Kontruksi : • Pengadaan dan pelayanan jasa konstruksi IPAL sistem DEWATS. • Supervisi konstruksi IPAL sistem DEWATS.
c. Pelayanan Jasa Operasional dan Pemeliharaan IPAL ( O&M) Limbah yang diolah : - Limbah cair rumah sakit - Limbah kotoran ternak - Limbah hotel - Limbah cair domestik/pemukiman/pondok pesantren - Limbah rumah pemotongan hewan. - Limbah industri tahu/tempe. - Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) - Limbah industri tapioka.
d. Pembuatan bio digester untuk gas-bio.
 MANAJEMEN PERUSAHAAN
PT. DEWATS-LPTP dipimpin Direksi yang terdiri dari seorang Direktur Utama dibantu oleh satu orang direktur. Direktur Utama bertanggungjawab secara umum dan menyeluruh terhadap beroperasinya perusahaan, sedangkan direktur bertugas untuk mengorganisir bidang teknis. Untuk keperluan ini direktur dibantu 5 orang tenaga ahli (Sipil, Arsitek, Kimia, Teknik Lingkungan, Social). Sedangkan untuk keperluan administrasi baik yang umum maupun keuangan dikelola oleh 3 orang staf.
Komisaris Utama akan mengontrol dan memberikan supervisi terhadap pelaksanaan dan kerja dari Direksi. Fungsi kontrol dan supervisi ini dilakukan secara periodik sehingga memberikan kepastian agar tidak terjadi penyimpangan pengelolaan perusahaan dan yang lebih penting adalah adanya kepastian bahwa hanya pelayanan yang terbaik dan berkualitas tinggi demi kepuasan mitra kerja (client) yang menjadi ukuran performance kinerja managemen. Prinsip utama yang mendasari perilaku management PT.DEWATS (Moral Basic) adalah Jujur, transparan, bertanggungjawab dan anti korupsi.
KOMISARIS PERUSAHAAN
| Komisari Utama | Drs. Y. Suparno, Ak | | Komisari 1 | Ahmad Mahmudi, SH | | Komisaris 2 | Drs. Surur Wahyudi | DIREKSI
| Direktur Utama | Popo Riyanto, SH | | Direktur | Supraptono Budi Wahyono, ST | | Manajer Keuangan | Yogi Asih A, SE | Kantor : Kayen 176, Jl. Kaliurang Km 6,6, Sleman Yogyakarta Telp/Fax : 62-274 881751 e-mail : dewats@lptp.org TENAGA AHLI
PT. DEWATS LPTP didukung oleh team work yang kualifikasi keahliannya tidak lagi diragukan. SDM yang mendukung implementasi pekerjaan terdiri dari sarjana teknik sipil, arsitek, teknik lingkungan, sarjana sosial, ekonomi dan rata-rata telah memiliki pengalaman kerja antara 3 (tiga) sampai dengan 15 tahun.
Daftar Tenaga Ahli PT. DEWATS-LPTP :
NAMA | KOMPETENSI | PENGALAMAN KERJA | | Popo Riyanto | Lawyer | 17 | | Suryanto | Social | 15 | | Ibnu Singgih Pranoto | Engineer | 15 | | Sumarno | Engineer | 15 | | Ibnu Singgih Pranoto | Engineer | 15 | | Supraptono | Engineer | 6 | | Yogi Asih Anggorowati | Ekonom | 6 | | Venny Darmayanti | Ekonom | 4 | | Nur Hakim | Ekonom | 3 | | Rizal | Engineer | 3 | | Riyan | Teknisi | 3 | | Irwan | Teknisi | 3 | | Gulman | Teknisi | 3 |
Read ........ Pengalaman Pembangunan IPAL Sistem DEWATS-LPTP 2000 - 2008
|