| KEPERGIAN MANTAN DIREKTUR PERTAMA LPTP |
| |
Posted : Wed, 10 February 2010 - 15:40 (642 views)
Inna lillahi wa inna illaihi rojiun. Dari Allah dan akan kembali lagi kepada Allah. Kalau Allah sudah berkehendak siapapun umatnya akan mengikuti kehendakNya. Demikian pula dengan Zailani, mantan direktur LPTP pereode awal memenuhi kehendak yang maha kuasa dengan kembali ke haribaanNya pada siang hari di hari Selasa tanggal 9 Pebruari 2010. Keluarga, kawan-kawan dan segenap handaitaulannya tentu tidak menyangka almarhum pergi secepat itu. Namun Allah telah menetapkan kehendaknya dan tiada seorang makhluk hidup yang mampu menunda apalagi mencegahnya. Almarhum dikenal oleh pegiat LPTP terutama yang senior. Yang muda-muda tidak begitu mengenalnya, hanya mendengar namanya dan mengetahui yang bersangkutan pernah menjabat direktur LPTP pada masa-masa awal LPTP berdiri (1980-1981). Itu karena perbedaan waktu yang panjang dan kesibukan almarhum sehingga tidak begitu aktif berkomunikasi dengan pegiat LPTP.
Dalam kurun waktu 30 tahun lebih sedikit ada beberapa orang aktivis LPTP yang pergi karena memenuhi kehendak Allah seperti Ir. Cacuk, Yuni Suarsa, Ir. Marsoedi Sudjak dan terakhir Zailani. Yang tua pergi yang muda datang melanjutkan semangat perjuangannya. Kaderisasi yang terus berjalan ini membuat LPTP tetap eksis melanjutkan semangat berkaryanya.
Almarhum Zailani sendiri memang tidak lama menjabat direktur LPTP. Sekitar 2 tahun menjabat almarhum digantikan oleh Ir. Bambang Agussalam yang juga salah satu founder father LPTP. Setelah tidak aktif di LPTP almarhum menekuni bisnis, sesuatu yang sudah lama ditekuni dan merupakan keahliannya yang specifik. Profesi itu ditekuninya hingga akhir hayatnya.
Almarhum Zailani merupakan adik kandung dari Prof. Dawam Rahardjo. Prof. Dawam merupakan ketua Yayasan LPTP selama dua pereode, dari tahun 1989 hingga 1994. Meskipun Prof. Dawam Rahardjo tinggal di Jakarta namun setiap ada acara LPTP di Solo selalu hadir. Almarhum Zailani selalu menjemput kakaknya atau minimal menemui kakaknya jika sedang mengikuti acara LPTP di Solo. Pada saat begitu almarhum bisa bertemu dengan rekan lamanya seperti Bambang Agussalam, Hari Mulyadi dan beberapa pegiat senior LPTP lain
dari kiri : Endu Marsono, Bambang Agussalam, Zailani, Alim Muhammad, Hasan Basri, Hari Mulyadi
Pada rayaslub bulan Maret 2010 yang lalu almarhum sempat hadir sebentar saat menjemput kakaknya, Prof Dawam Rahardjo. Acara yang digelar di Hotel Kusuma Sahid Surakarta ini dihadiri oleh senior-senior LPTP. Almarhum sempat berbincang sejenak dengan beberapa senior LPTP seperti Bambang Agussalam, Endu Marsono, Alim Muhammad, Hari Mulyadi, Hasan Basri sebelum mengantar kakaknya ke Yogjakarta.
Pada tahun 2001 almarhum juga sempat datang ke kampus Adiyasa menemui Bambang Agussalam yang saat itu berada di Adiyasa. Keduanya sempat berdiskusi dan membicarakan beberapa hal setelah lama sekali tidak bertemu. Terakhir pasca Rapat Yayasan LPTP yang ke 9, almarhum dengan kawannya juga sempat datang ke bengkel LPTP dan berencana melakukan kerjasama di bidang perbengkelan. Namun karena kesibukan masing-masing rencana kerjasama perbengkelan itu belum sempat direalisir.
Beberapa bulan lalu almarhum melepas kepergian ibunda tercintanya yang menghadap ke haribaan Allah. Kini almarhum menyusul ibundanya. Pada hari Rabu tanggal 10 Pebruari 2010 jam 10 jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di daerah Pasar Kliwon Surakarta untuk diimakamkan. Kerabat dan handai taulannya melepas dan mengiringi kepergian almarhum.
Selamat jalan Pak Zailani ……….....
|