Biogas

MESIN PERAJANG SAMPAH ORGANIK UNTUK PENGOLAHAN KOMPOS DI DIENG ...
TRAINING PEMBUATAN FILM DOKUMENTER UNTUK ...
KOMUNITAS FILM DOKUMENTER PELAJAR
LPTP ...
NGO SULSEL MAGANG DI ...
IN MEMORIAM FOUNDER FATHER  ...
PAMERAN TTG LPTP DI PACITAN KREATIF
YLPTP SELENGGARAKAN RAKER DEWAN PEMBINA DAN ...
Masalah utama yang ...
MEN-LH RAHMAT WITOELAR KUNJUNGI ...

Selama kurun waktu satu tahun ...
Sebagaimana tradisi LPTP, pada setiap bulan Romadhan ...
Pada ...
35 tahun bukan waktu yang pendek. ...
Hari Senin, tanggal 4 November ...
 Team LPTP melakukan pemetaan rumah ...
Waktu merupakan sekolah tempat kita belajar. Waktu ...
LPTP kembali ...
Pelatihan ...



View LPTP Stats

View LPTP Stats


 
LPTP Menatap dunia dengan cara berbeda

Home » Berita » PAH

PAH
 
Posted : Tue, 20 October 2009 - 10:18 (14104 views)

PAH
SOSIALISASI PEMBANGUNAN PAH PARTISIPATIF DI KEC. KEMALANG DAN KARANGNONGKO KABUPATEN KLATEN
Air merupakan kebutuhan vital semua makhluk hidup termasuk manusia.  Manusia tidak mampu mempertahankan kehidupannya tanpa support dari air. Manusia membutuhkan air terutama untuk minum, masak, mandi dan mencuci. Kebutuhan manusia akan air setiap harinya relatif  besar. Menurut   perhitungan WHO, di negara-negara maju tiap orang memerlukan air antara 60-120 liter per hari. Sedangkan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia, tiap orang memerlukan air 30-60 liter per hari. Jadi dalam satu bulannya kebutuhan manusia akan air sangat besar sekitar 1800 – 3600 liter di negara maju dan sekitar 900 – 1800 liter di negara berkembang  pada setiap bulannya.
 
Memperhatikan vitalnya  kebutuhan air  dalam mensupport kehidupan ini, maka LPTP bekerja sama dengan Pemkab Klaten dan Yogyakarta - Central Java Community Assistance Program (YCAP) membangun PAH (Penampung Air Hujan) di  dua kecamatan di Kabupaten Klaten. Wilayah sasaran pembangunan adalah wilayah yang sumber daya airnya kurang.  PAH yang dibangun lebih diprioritaskan untuk warga masyarakat yang  rentan.  Masyarakat yang mendapat bantuan pembangunan  PAH ditentukan berdasarkan musyawarah dengan difasilitasi oleh Pemkab Klaten.
 
Kondisi geografi  Klaten di bagian utara adalah lereng  Gunung Merapi. Topografinya berbukit dengan struktur tanah berpasir. Kemampuan tanah dalam menyimpan air rendah sehingga masyarakat yang tinggal di kawasan itu menghadapi problem  air pada musim kemarau. Pada waktu musim hujan pasokan air diperoleh dari air hujan dan sungai yang penuh air. Pada waktu musim kemarau air tidak ada dan masyarakat membeli air dengan harga cukup mahal. Semakin jauh domisili masyarakat dari jalan utama semakin mahal harga air. Kondisi demikian memberatkan ekonomi rakyat  desa di lereng Gunung Merapi  ini. Sementara untuk pembuatan sumur sendiri sangat sulit karena ketinggian tanah lereng pegunungan dengan struktur tanahnya yang sulit menyimpan air.
 
Penyimpanan air pada saat air berlimpah di musim hujan dibutuhkan masyarakat yang tinggal di kawasan lereng Merapi.  Di sini diperlukan bak penampung air hujan. Sebagian masyarakat di kawasan itu telah memiliki bak penampung air hujan sebagian lagi karena faktor biaya belum memiliki. Mereka yang belum memiliki karena terkendala faktor biaya ini yang menjadi sasaran pembangunan  PAH.
 
Untuk membantu masyarakat  dalam memecahkan problem air ini, maka LPTP bekerjasama dengan  YCAP dan Pemkab Klaten membangun  PAH sebanyak 300 unit di Kecamatan Karangnongko dan Kemalang.  Tiap  PAH mampu menampung  air hujan  4000 liter air.  Keberadaan PAH ini diharapkan dapat mengurangi pembelanjaan masyarakat terhadap air pada waktu musim kemarau.
 
Rencana pembangunan  PAH ini didahului dengan identifikasi penerima bantuan   PAH  dan musyawarah dengan  berbagai pihak. Pengerjaan  PAH ini  dilakukan dengan partisipasi masyarakat baik dalam pembuatan maupun penyediaan material pembuatan  PAH. Untuk menjamin kualitas konstruksi selama proses pembangunan juga melibatkan tokoh masyarakat untuk menjadi tim monitoring independen. Tim ini akan mengawasi kualitas bangunan agar tetap  terjaga dengan baik.
 
Bersamaan dengan pembangunan fisik  PAH, secara stimultan juga akan disosialisasikan promosi cara hidup bersih dan sehat. Di samping itu agar  PAH benar-benar bermanfaat  maka dilakukan peningkatan ketrampilan masyarakat mengenai cara pengoperasian dan pemeliharaan  PAH dengan pelatihan terstruktur  secara praktis dan singkat.
 
Pembangunan 300 unit  PAH ini akan dilakukan di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Karangnongko dan Kemalang Kabupaten Klaten. Terdapat  8 desa di dua kecamatan yang  menerima manfaat pembangunan  PAH. Tiga desa yakni  Sidorejo, Balerante, Kendalsari berada di Kecamatan Kemalang dan 5 desa yakni desa Jiwan, Ngemplak, Gemampir, Kanoman, Logede berada di Kecamatan Karangnongko. Di Kecamatan Kemalang jumlah  PAH yang dibangun sebanyak 200  unit sedangkan di Kecamatan Karangnongko sebanyak 100  unit.
 
Sosialisasi pembangunan  PAH ini  dilakukan oleh tim LPTP pada masing-masing desa. Sosialisasi pembangunan  PAH  dimulai  pada awal bulan Oktober di desa Jiwan Kecamatan Karangnongko dan Balerante Kecamatan Kemalang. Tim sosialisasi LPTP Alim Muhammad, SE dan Sulistyo, SE, ME melakukan sosialisasi di dua desa itu. Sosialisasi akan dilakukan pada masing-masing desa di dua kecamatan itu agar masyarakat memiliki pemahaman yang sama mengenai pembangunan PAH ini.
 
Jenis-jenis kontribusi   pembangunan   PAH dari anggota masyarakat penerima manfaat   juga telah diinventarisir.  Kontribusi  ini merupakan bentuk partisipasi warga penerima manfaat program pembangunan  PAH.
 
Pembangunan fisik  PAH   ini  pada akhir tahun ini direncanakan sudah selesai semuanya. Program  PAH ini selain diharapkan  mampu memenuhi kebutuhan air sebagai kebutuhan dasar masyarakat juga diharapkan semakin memperkuat integrasi masyarakat desa.  Pembangunannya meskipun melibatkan tukang ahli namun disupport penuh oleh sesama warga penerima manfaat PAH. Warga  di sekitar lokasi  PAH dibangun juga diharapkan partisipasinya.  Diharapkan ini dapat meningkatkan semangat kegotongroyongan masyarakat setempat.  
 
Sosialisasi pembangunan PAH di desa Jiwan Kecamatan Karangnongko :

sosialisasi1sosialisasi2_01

sosialisasi3sosialisasi5



Copyright © 2008 - 2019 by LPTP surakarta, All right reserved.
Bali web design