Biogas

TRAINING PEMBUATAN FILM DOKUMENTER UNTUK ...
NGO SULSEL MAGANG DI ...
MESIN PERAJANG SAMPAH ORGANIK UNTUK PENGOLAHAN KOMPOS DI DIENG ...
KOMUNITAS FILM DOKUMENTER PELAJAR
YLPTP SELENGGARAKAN RAKER DEWAN PEMBINA DAN ...
LPTP ...
MEN-LH RAHMAT WITOELAR KUNJUNGI ...
IN MEMORIAM FOUNDER FATHER  ...
MAGANG ENERGI DAN PERTANIAN ORGANIC  ...
PAMERAN TTG LPTP DI PACITAN KREATIF

KAMPUNG ...
 
AGENDA PENINGKATAN KERJA SAMA LPTP DENGAN KLH
Selama tiga hari LPTP,  ACIAR, Dinas ...
TRAINING PENGEMBANGAN PANGAN DAN ENERGI BERKELANJUTAN
SUSDEC SELENGGARAKAN SEKOLAH COLLABORATIVE RESEARCH
KUNJUNGAN PEMKAB  PONOROGO
PERUMUSAN WORKPLAN LPTP 2010
Inna lillahi wa inna illaihi rojiun. Dari Allah dan ...
LPTP SELENGGARAKAN RAKER  DI TAWANGMANGU



View LPTP Stats

View LPTP Stats


 
LPTP Menatap dunia dengan cara berbeda

Home » Berita » Temu Tani

Temu Tani
 
Posted : Thu, 20 August 2009 - 16:37 (937 views)

Temu Tani

LPTP SELENGGARAKAN TEMU TANI DI ANDONG BOYOLALI

Untuk sharing pengalaman komunitas petani, LPTP menyelenggarakan temu tani.  Temu tani dengan tema membangun desa dengan kekuatan sendiri ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 25 – 27 Juli 2009 dan diselenggarakan di Ngandong Boyolali. Peserta kegiatan berasal dari Kabupaten Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sleman, Bantul, Purworejo dan Pacitan.

Temu tani ini juga merupakan kelanjutan dari temu tani yang diselenggarakan bulan Januari 2009 lalu di Klaten.  Pada temu tani yang lalu  dihasilkan kesepakatan yang salah satunya adalah pengurangan biaya belanja rumah tangga pada keluarga petani.  Maksud dari kesepakatan itu di antaranya untuk memotivasi petani di berbagai desa untuk lebih efektif memanfaatkan lahan pekarangannya sebagai tempat produksi sayur yang ramah lingkungan yang dapat dipakai sendiri. Dengan demikian dapat mengurangi biaya belanja harian keluarga petani.

Hal-hal tersebut telah dilakukan petani sesuai hasil kesepakatan bulan Januari 2009 yang lalu.  Tenggang waktu satu semester di pandang tepat untuk melakukan evaluasi dan mendiskusikan aksi-aksi dari komunitas petani pada masing-masing desa. Di harapkan dari diskusi itu akan diketahui kendala-kendala yang menghambat output dari yang direncanakan.

Pembukaan temu tani dimeriahkan dengan kehadiran kesenian jathilan, sebuah kesenian rakyat yang pada masa lalu digemari masyrakat. Pada pembukaan temu tani ini, Zamzaini selaku fasilitator senior LPTP yang mengkoordinir kegiatan temu tani ini menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut pertemuan antar petani yang dilaksanakan di Ngandong Klaten pada bulan Januari 2009 lalu. Temu tani ini juga untuk mengevaluasi  kegiatan petani pasca temu tani dahulu hingga sekarang. Sharing pengalaman di antara peserta diharapkan semakin memperluas wawasan mereka dalam menekuni pekerjaannya selama ini.

Sugito, Camat Andong yang hadir  dalam pembukaan temu tani itu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia serta kepala desa yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan ini memiliki makna positip untuk pengembangan petani yang sekarang berkumpul melakukan temu tani, demikian dikatakan oleh Camat Andong. Camat Ngandong juga mengusulkan  tema dari kegiatan temu tani ini sebaiknya membangun desa dengan kebersamaan.

Peserta temu tani dan rombongan dari kecamatan usai pembukaan kemudian mengunjungi biogas yang terletak di belakang rumah seorang warga. Camat Andong mendukung adanya berbagai kegiatan yang telah dilakukan itu. Jika warga ingin bekerjasama dengan pemerintah, bisa berhubungan dengan pihak yang terkait, misalnya gaduhan ternak bisa berhubungan dengan dinas peternakan ataupun mengajukan ke PNPM, demikian di katakan Camat Andong.

Dari biogas mereka menuju ke stand pameran yang telah disiapkan oleh peserta temu tani. Oleh tinjauan rombongan itu, petani dari Pacitan memberikan paket pameran kepada rombongan camat dan kepala desa berupa makanan khas Pacitan yaitu thiwul instan.

Temu tani itu sendiri memiliki target  terwujudnya  sharing informasi pembelajaran masing-masing desa dan juga tersusunnya satuan-satuan tugas di tingkat komunitas desa perdikan. Temu tani yang dihadiri 75 petani dari berbagai daerah itu sarat dengan diskusi.  Topik-topik khusus disampaikan dalam aktivitas itu. Selain itu juga diadakan pameran hasil dari kreatifitas petani dan teknologi tepat guna terutama yang menyangkut  teknologi pertanian dan pangan.

Dalam temu tani itu juga diadakan sesi khusus berupa ceramah dengan materi khusus makanan sehat alami. Tema ini diangkat untuk mendorong peserta memiliki pemahaman konsumsi yang higienis pada keluarga petani. Materi ini disampaikan oleh Sendangsari dan difasilitasi oleh Bimo.

Dalam temu tani itu peserta juga diajak melakukan kunjungan kelompok sambil melakukan diskusi pendalaman hasil temuan lapangan. Kunjungan dilakukan di Posyandu dan peternakan serta pekarangan produktif.

Untuk menghindarkan kejenuhan, pada hari kedua panitia secara khusus menyelenggarakan malam budaya yang menghadirkan kesenian rakyat yang selama ini hidup di desa-desa.  Baru esok harinya bersama-sama mereka melakukan evaluasi dari kegiatan yang dilakukan.  Sebelum penutupan disusun rekomendasi dan rencana aksi lapangan yang akan dilakukan masing-masing peserta di tempatnya sendiri-sendiri.***

dsc_5269_01 dsc_5154

 

 

 

 



Copyright © 2008 - 2010 by LPTP surakarta, All right reserved.
Bali web design