Biogas

MESIN PERAJANG SAMPAH ORGANIK UNTUK PENGOLAHAN KOMPOS DI DIENG ...
TRAINING PEMBUATAN FILM DOKUMENTER UNTUK ...
NGO SULSEL MAGANG DI ...
LPTP ...
KOMUNITAS FILM DOKUMENTER PELAJAR
IN MEMORIAM FOUNDER FATHER  ...
PAMERAN TTG LPTP DI PACITAN KREATIF
YLPTP SELENGGARAKAN RAKER DEWAN PEMBINA DAN ...
Masalah utama yang ...
MEN-LH RAHMAT WITOELAR KUNJUNGI ...

Selama kurun waktu satu tahun ...
Sebagaimana tradisi LPTP, pada setiap bulan Romadhan ...
Pada ...
35 tahun bukan waktu yang pendek. ...
Hari Senin, tanggal 4 November ...
 Team LPTP melakukan pemetaan rumah ...
Waktu merupakan sekolah tempat kita belajar. Waktu ...
LPTP kembali ...
Pelatihan ...



View LPTP Stats

View LPTP Stats


 
LPTP Menatap dunia dengan cara berbeda

Home » Berita » Khabar dari NTT

Khabar dari NTT
 
Posted : Thu, 11 October 2012 - 18:48 (1275 views)

Khabar dari NTT
MEMBANGUN AWAL KESEPAHAMAN
 
Untuk membangun sistem ketahanan di desa  dalam pemenuhan kehidupan yang berkelanjutan dari perubahan iklim, kerusakan lingkungan  & pengurangan resiko bencana, diperlukan kesepahaman bersama untuk melakukan kajian di desa, antara semua stakeholder di desa program, dengan team Partners for Resilience (PfR) Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) Surakarta.

Ini penting dilakukan untuk memberikan informasi awal, juga apa yang mendasari diperlukan melakukan kajian di desa, apa tujuannya, dan siapa saja yang terlibat dan apa hasilnya nanti  kajian tersebut bagi masyarakat desa, pemerintahan desa, pemerintahan daerah dan semua stakeholder yang berkepentingan terhadap pembangunan didesa.

Mulai tanggal, 23 Juli 2012, Team PFR LPTP, melakukan pertemuan di Desa Bu Utara, Kec. Tanawawo, Kab. Sikka, dilanjutkan, tanggal, tim_ds_masebewa_copy24 Juli 2012 di Desa Watuneso, Kec. Lio Timur, Kab. Ende, tanggal, 25 Juli 2012, di Desa Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka dan tanggal, 26 Juli 2012 di Desa Fatamari, Kec. Lio Timur, Kabupaten Ende.

Pada pertemuan ditingkat desa tersebut yang terlibat, mulai unsur pemerintahan desa, yaitu  Kep
ala Desa / Kelurahan, Sekretaris Desa, Kaur Pembangunan, Kepala Dusun / Lingkungan, Kepala Rukun Tetangga (RT), Kepala Rukun Warga(RW), demikian juga unsur dari Badan Perwakilan Desa (BPD), Unsur LKMD ( Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa), unsur adat, unsur tokoh agama, unsur kelembagaan pemuda, unsur kelembagaan perempuan – PKK (Permbinaan Kesejahteraan Keluarga), unsur kelembagan petani (kelompok tani).

Setelah dipahami bersama & mendapat dukungan dari stakehoder masyarakat desa program, membuat kesepakatan siapa saja perwakilan stakeholder desa yang mau terlibat sebagai Team Peneliti Kajian Desa (PDRA Team At Village Level )(1)

tim_ds_fatamari_copyIni dilakukan, bahwa masyarakatlah yang paham situasi dan kondisi yang ada disekitarnya, dilingkunganya,  yang memiliki nilai-nilai hidup yang diyakini, memiliki ilmu hidup untuk tetap hidup dengan kondisi yang ada, dan  sebagai wujud dari partisipasi  bagaimana membangun gagasan, mengali pengalaman yang ada dimasyarakat yang belum tertuliskan, terdokumentasikan.  Dengan keterlibatan masyarakat dalam Team Peneliti Kajian Desa, akan terjadi proses pembelajaran, bagaimana melakukan penelitian bersama, transformasi pengetahuan, ketrampilan dan penelitian bersama menjadi miliknya, bukan milik peneliti, juga hasilnya nanti dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan yang ada dilingkungan Dusunya dan pemerintahan desa.
 
 
tim_ds_watuneso_copySetelah disepakati siapa saja yang terlibat dalam penelitian bersama, dilanjutkan kesepakatan kapan mulai dilakukan kajian, dimana tempatnya dan jam berapa bisa kumpul bersama dimasing-masing dusun.  Materi penelitian apa saja yang akan dikaji bersama, mulai data dasar dusun/lingkungan/desa, penelitian tentang hazard, penelitian tentang kerentanan, penelitian tentang dampak, penelitian tentang kapasitas, yang berkaitan dengan penghidupan (livelihood) yang ada di masing-masing lingkungan/dusun/desa, dengan mengacu Kyoto Protokol Frameworks, bagaimana penghidupan masyarakat berkaitan dengan Perubahan Iklim (Climate Change Analysis), Ekosistem Manajemen Restorasi dan Pengurangan Resiko Bencana (Disaster Risk Reduction). Setelah semua dipahami bersama dan disepakti dilanjutkan Pelatihan bagi Team Peneliti Kajian Desa (Training for village core PDRA Team).
 
# Ende–Sikka, July 2012 #
Purwono Yunianto
Field Implementation Cordinator

Keterangan :
(1) PDRA : Participatory Disaster Risk Assessment

 
 
 
***


Copyright © 2008 - 2014 by LPTP surakarta, All right reserved.
Bali web design